alam perkembangan teknologi yang
demikian massif, polisi Indonesia tidak bisa mengelak lagi dari keniscayaan
menangani kejahatan dengan teknologi tinggi. Pada tingkat software maupun hardware,
lembaga kepolisian Indonesia, perlu melakukan langkah – langkah antisipatif
untuk menerima tantangan tersebut. Dengan perspektif Alvin Toffler, Prof. Tjip
mengingatkan polisi Indonesia, bahwa sejalan dengan arus perkembangan
teknologi, perang melawan kejahatan kini pun mengalami perubahan, yaitu tidak lagi
sekadar dihadapi dengan “ senjata otot “
namun harus mulai diantisipatif dengan “
senjata otak “. Perubahan sosial lainnya yang kini sedang dialami oleh
masyarakat Indonesia adalah masuknya “
gelombang demokratisasi “. Ada dua hal penting yang akan menerpa kepolisian
sehubungan dengan “ gelombang demokratisasi
“ ini.