Para ahli ma’rifat
memberi tafsiran yang beragam terhadap kalimat
laa ilaaha illa Allah. Pertama, dalam pandangan Ibn Abbas r.a., laa ilaaha illa Allah bermakna tidak ada
yang bisa memberikan manfaat, tidak ada yang bisa mendatangkan bahaya, tidak
ada yang dapat memuliakan, tidak ada yang dapat menghinakan, tidak ada yang
dapat memberi dan tidak ada pula yang menolak selain Allah.
Rabu, 25 Juli 2012
Jumat, 20 Juli 2012
The Chinese Wisdom
Zi Gong menanyakan cara
mengelola suatu pemerintahan yang baik. “ Yang perlu diutamakan adalah rakyat
harus cukup makan. Kedua, mesin perang harus kuat. Ketiga, pemerintah harus
dipercaya oleh rakyat,” Kong Zi menjelaskan. “ Bila dalam keadaan terpaksa,
bagian yang mana yang harus dihapus terlebih dahulu ?” tanya Zi Gong. Mesin
perang yang harus dikorbankan terlebih dulu,” kata Kong Zi. “ Dalam keadaan
yang amat sangat terpaksa, diantara dua yang tersisa, yang mana yang harus
dikorbankan terlebih dahulu? Zi Gong bertanya lagi. “ Pangan yang harus
dikorbankan terlebih dahulu. Sejak dahulu kala semua rakyat tanpa terkecuali
bisa mati. Namun, tanpa kepercayaan dari rakyat, negara tidak bisa bertahan
lagi dan bisa runtuh, “ jawab Kong Zi.
p
Jumat, 11 Mei 2012
Polisi, Masyarakat, dan Penegakan Hukum
POLISI,
MASYARAKAT
DAN
PENEGAKAN
HUKUM
A
|
S
|
ulit rasanya memisahkan
keeratan hubungan antara masyarakat dengan polisi. Polisi dan masyarakat
bagaikan air dengan ikannya. Tidak ada masyarakat tanpa polisi. Sebaliknya,
keberadaan polisi tidak dapat dilepaskan dari masyarakat. Dimana ada
masyarakat, di situlah terdapat institusi yang namanya polisi ( ubi societas ubi politie ).
Rabu, 02 Mei 2012
Serat Jaka Lodang
Serat Jaka Lodang adalah syair/karangan dalam bahasa Jawa dari pujangga Rangga Warsita yang mengandung petuah akan adanya suatu zaman yang penuh dengan pancaroba.
Serat Jaka Lodang ini terdiri dari
dua bagian: bagian pertama dalam bentuk gambuh dengan 3 bait/paragraf
(masing-masing mengandung 5 baris) dan bagian kedua dalam bentuk sinom. …
Langganan:
Postingan (Atom)

